Tampilkan postingan dengan label Training CCNA Hari Pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Training CCNA Hari Pertama. Tampilkan semua postingan

Security dan Struktur IOS Command

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai kawan, pembahasan terakhir di hari pertama Training CCNA di BLC Telkom Klaten yaitu tentang struktur command IOS pada Cisco Packet Tracer.


       
A. Pengertian:

Nama host atau Hostname adalah nama komputer. Pemberian nama ini spesifik, untuk satu komputer tertentu saja dalam suatu jaringan.
Karena sifatnya yang unik, maka dalam satu jaringan tidak boleh ada 2 atau lebih hostname yang sama.
Jika terjadi penamaan yang sama, maka sistem akan memberitahukan bahwa telah terjadi duplikasi nama. Tapi jika komputer tidak saling terkoneksi ke jaringan memberikan nama komputer yang sama tidak masalah.
Untuk mengecek hostname di Windows XP bisa menekan tombol "LogoWindows+PauseBreak", kemudian klik tab Computer Name.



B. Alat dan Bahan:
  • Komputer/Laptop.
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer.
  • Koneksi Internet.
C. Maksud dan Tujuan:

Tujuannya agar dalam pemberian hotsname pada masing masing perangkat agar kita tidak keliru sangat konfigurasi .

D. Tahapan Pelaksanaan:

1. Sebelumnya siapkan terlebih topologi seperti gambar berikut :

2. Kemudian setelah anda membuat topologinya sekarang kita coba beri nama pada masing-masing perangkat dengan memasukkan perintah hostname.
  • Konfigurasi hostname pada Switch
Switch>
Switch>en
Switch#conf t
Switch(config)#hostname SW1
SW1(config)# (maka hostnamenya akan berubah seperti yang di inginnkan)

  • Konfigurasi hostname pada Router
Router>
Router>en
Router#conf t
Router(config)#hostname R1
R1(config)#


3. Kemudian coba kita buat password untuk Telnetnya agar nanti jika di remot orang itu harus memasukkan password biar tidak mudah di remot orang sembarangan.
  • Konfigurasi password Telnet pada Switch
SW1(config)#line vty 0 4
SW1(config-line)#password alvin
SW1(config-line)#login

  • Konfigurasi password Telnet pada Router
R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#password alvin
R1(config-line)#login


4. Kemudian kita bisa memberikan password pada saat berpindah
  • Konfigurasi password pada Switch
SW1(config)#enable secret cisco (cisco ini merupakan passwordnya)

  • Konfigurasi password pada Router
R1(config)#enable secret cisco (cisco ini merupakan passwordnya)

5. Kita disini juga bisa memberikan password pada kabel Console dengan perintah :

Konfogurasi password Console pada Switch
SW1(config)#line console 0
SW1(config-line)#password console (console ini merupakan passwordnya)

SW1(config-line)#login
SW1(config-line)#


6. Kemudian kita konfigurasi 'IP pada masing-masing perangkatnya dengan perintah :
  • Konfigurasi pada Router
R1#conf t
R1(config)#int fa0/0
R1(config-if)#ip addr 192.168.1.1 255.255.255.0
R1(config-if)#no sh
R1(config-if)#ex

  • Konfigurasi pada Switch
SW1(config)#int vlan 1
SW1(config-if)#ip addr 192.168.1.2 255.255.255.0
SW1(config-if)#no sh
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#ip default-gateway 192.168.1.1
SW1(config)#exit

  • Konfigurasi pada PC

7. Untuk caranya bagaimana menggunakan SSH dan TELNET sebagai berikut :
  • TELNET = telnet ip tujuan contoh telnet 192.168.1.1 dan kemudian tekan ENTER.


*Masukkan telnet pada Command Prompt seperti gambaar di bawah ini :


E. Referensi:


F. Penutup:

Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Addressing dan Subnetting

Assalamualaikum Wr. Wb.


Hai kawan, berlanjut materi lagi yaitu kali ini membahas Addressing dan Subnetting.

 
A. Pengertian:

IP address adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada didalam jaringan. Dengan adanya IP address maka data yang dikirimkan oleh host/komputer pengirim dapat dikirimkan lewat protokol TCP/IP hingga sampai ke host/komputer yang dituju.

B. Latar Belakang:

Untuk menjadi ahli Network Enginer harus paham betul tentang Subnetting
Subnetting merupakan kunci kesuksesan menjadi Network Enginer.


C. Alat dan Bahan:
  • Komputer/Laptop.
  • Koneksi Internet.
D. Maksud dan Tujuan:
  • Membagi satu kelas netwok atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  • Menempatkan suatu host, apakah berada dalam satu jaringan atau tidak.
  • Untuk mengatasi masalah perbedaaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
  • Penggunaan IP Address yang lebih efisien.
 E. Pembahasan :

Type komunikasi ada 3 yaitu  :

1.Broadcast =menyebar data keseluruh network.satu untuk semua.
2.Unicast = menuju transmisi satu kesatu. satu pengirim hanya untuk satu.
3.Multicast =menyebarkan data kesatu segmen untuk semua.

Ip Address adalah alamat yang logis adalah network di layer 3
Dua versi Ip:

-Ip versi 4 adalah alamat 32 bit.
-Ip versi 6 adalah alamat 64 bit.

Network address IP pertama didalam range Ip network
192.168.1.0 =>contoh network
Broadcast Address untuk mengirimkan broadcast ke semua host dalam network.

IP ADDRESS IPV4

Ip v4 memiliki 32 bit
bilangan binner yaitu 0 dan 1

Kelas IP Address


1. Kelas A
IP address kelas A terdiri atas 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.
Karakteristik IP Kelas A :
  • Format : 0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit pertama : 0
  • NetworkID : 8 bit
  • HostID : 24 bit
  • Oktat pertama : 0 - 127
  • Jumlah network : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
  • Rentang IP : 1.x.x.x - 126.x.x.x
  • Jumlah IP address : 16.777.214
2. Kelas B

IP address kelas B terdiri atas 16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu besar. Pada 2 bit pertama, diberikan angka 10.
Karakteristik IP Kelas B :
  • Format : 10NNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
  • Bit pertama : 10
  • NetworkID : 16 bit
  • HostID : 16 bit
  • Oktat pertama : 128 - 191
  • Jumlah network : 16.384
  • Rentang IP : 128.1.x.x - 191.255.x.x
  • Jumlah IP address : 65.534
3. Kelas C

IP address kelas C terdiri atas 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan berukuran kecil. Kelas C biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3 bit pertama, diberikan angka 110.
Karakteristik IP Kelas C
  • Format : 110NNNNN.NNNNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH
  • Bit pertama : 110
  • NetworkID : 24 bit
  • HostID : 8 bit
  • Oktat pertama : 192 - 223
  • Jumlah network : 2.097.152
  • Rentang IP : 192.0.0.x - 223.255.225.x
  • Jumlah IP address : 254
Kelas IP address lainnya adalah D dan E, namun kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan untuk alokasi IP secara normal tetapi digunakan untuk IP multicasting dan untuk eksperimental.
Tabel dari Jumlah NetworkID dan HostID
 Jumlah range Kelas A =0 =>0-127
                        Kelas B =10 =>128-191
                        Kelas C=110 =>192-223
                        Kelas D=1110 => 224-239
                        Kelas E =1111 =>240-255 
SUBNETTING

Proses memecahkan sekumpulan Block Ip Address sebuah network menjadi beberapa kelompok Block Ip yanag lebih kecil disebut sub-ssabnet (subnet).


Subnet mask yang dapat digunakan untuk melakukan subnetting:


Subnetting pada IP Address Class A

Network address 10.0.0.0/16. Artinya 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet
Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:

1. Jumlah Subnet= 2 x , dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 3 oktet
terakhir subnet mask (1 oktet terakhir untuk kelas C, 2 oktet terakhir untuk
kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi jumlah Subnet adalah 2 8
= 256 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet= 2 y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x
yaitu banyaknya binari 0 pada 3 oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per
subnet adalah Subnet= 2 16 - 2 = 65534 host.

3. Blok Subnet= 256 - 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.

4. Alamat host dan broadcast yang valid
Subnetting pada IP Address Class B

Network address 172.16.0.0/18. Artinya 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan
Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:

1. Jumlah Subnet= 2 x , dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet
terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 2 2 = 4 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet= 2 y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x
yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet
adalah 2 14 - 2 = 16.382 host.

3. Blok Subnet= 256 - 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan
128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.

4. Alamat host dan broadcast yang valid.
Subnetting pada IP Address Class C

Misalnya Network address 192.168.1.0/26, artinya kelas C dengan Subnet
Mask /26 berarti
11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Langkah penyelesaiannya:

1. Jumlah Subnet= 2 x , dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet
terakhir subnet mask (1 oktet terakhir untuk kelas C, 2 oktet terakhir untuk
kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2 2
= 4 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet= 2 y - 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x
yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per
subnet adalah 2 6 - 2 = 62 host.

3. Blok Subnet= 256 - 192 = 64 (192 adalah nilai oktet terakhir subnet mask).
Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet
lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.

4. Alamat host dan broadcast yang valid. Sebagai catatan, host pertama adalah
1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet
berikutnya.
F. Referensi:


http://alvin-blctelkom.blogspot.co.id/2016/08/training-ccna-nixtrain-hari-1_72.html

G. Penutup:

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pengenalan OSI LAYER

Assalamualaikum Wr. Wb.

Semangat pagi sobat, pada training CCNA kai ini membahas mengenai OSI LAYER.

A. Pengertian:

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

B. Latar Belakang:

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan kembali mengenai OSI LAYER. OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model). Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

C. Alat dan Bahan:
  • Komputer / Laptop.
  • Koneksi Internet.
D. Maksud dan Tujuan:
  • Kita dapat mengetahui apa itu OSI LAYER.
  • Kita dapat mengetahui perangkat-perangkat yang termasuk kedalam OSI LAYER.
  • Mengetahui karaktristis OSI LAYER.
E. Pembahasan:
  • OSI LAYER terdapat 7 macam:
1. Physcal Layer :

yaitu fisik dari sebuah komputer seperti komponen hadware seperti kabel ,wirreles, kabel ,Hub, NIC, conektor .Dan memiliki fungsi bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media (seperti kabel) dan menjaga koneksi fisik antar system.Bemtuk datanya fisik

2.Data link Layer:
 
Pada layer ini berfungsi bertanggung jawab mengangkut dalam jaringan .Data link memiliki 2 sub-lapisan yaitu Logical Link control (LLC), dan Media Acces Control (MAC) address. Bentuk datanya frames .

3.Network Layer :
 
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch dilayer 3.Bentuk datanya adalah paket
-Routing menentukan jalur terbaik untuk tujuan tertentu kemudian dirute kejalan tertentu.

4.Transport Layer:

Pada layer ini berfungsi memecahkan data ke paket paket dan memberikan nomor urut terhadap paket tersebut sehingga dapat disusun kembali sesuai dengan paket yang diterimanya. Protocol yang digunakan yaitu TCP UDP.

5.Sesion Layer :
 
Bertanggung jawab untuk membangun, mempertahankan dan mengakhiri sesi sementara yang rusak.Selain itu dilevel ini juga dilakukan resolusi nama.Menjaga datanya agar selalu berjalan dengan baik.

6.Presentasion Layer:
 
Lapisan presentasi ini berfungsi menampilkan format data agar dikenali oleh penerima yang lain dan menyediakan sebuah compresi data atau menyediakan enkripsi.


7.Application Layer:
 
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan , mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan kemudian membuat pesan pesan kesalahan .Atau Berinteraksi dengan network
Protokol yang berada dalam aplikasi ini adalah HTTP,FTP,SMTP,dan NFS.

--> TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol  )

TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-
menukar data dari satu komputer ke komputer di dalam jaringan internet. Denga kata lain TCP/IP adalah
sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada WAN (Wide Area
Network).

-->Dalam TCP/IP terdapat 4 protocol 

1.Network Interfaces Layer:
 
Bertanggung jawab untuk meletakan frame-frame jaringan diatas media jaringan yang diguanakan .Tcp/Ip dapat bekerja dengan teknologi LAN (seperti halnya Ethernet ),  MANdan WAN (sepertinya dial-up modem berjalan diatas public). 
 2.Internet Layer :
 
Bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan(routing) dan enkapsulasi paket paket data jaringan menjadi paket paket data IP. Protocol yang bekerja dalam lapisan ini adalah IP,ARP,IGMP.
 3. Transport Layer:
 
 Berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connectoin-oriented .Protocol yang digunakan TCP &UDP.
4.Aplicattion Layer:
 
Berguna bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP.
Protocol ini mencangkup DHCP, DNS, HTTP,FTP,SMTP.
 
F. Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI

http://septianatelkom.blogspot.co.id/2016/08/pengenalan-osi-layer-bersama-adres.html

G. Penutup:

Sekian dari saya semoga bermanfaat. Amin..!

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pengenalan Sertifikasi pada CISCO

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai sobat, kali ini saya akan share kegiatan setelah pembukaan Training Fash Track Nextrain CISCO CCNA, yaitu masih pengenalan tentang cisco dan sertifikasinya. Yuk simak..!
 

A. Pengertian:

CISCO adalah salah satu perusahan IT terbesar didunia khususnya di bidang produksi perangkat jaringan seperti switch, router, dll. CISCO memiliki sertifikasi khusus yang bisa digunakan sebagai bukti/pengakuan akan kualitas dan kompetensi seorang network administrator khususnya dalam mengoperasikan produk CISCO.
CCNA (Cisco Certified Network Associate) adalah sertifikasi yang populer di kompetensi IT dalam teknologi jaringan komputer yang dikembangkan oleh CISCOSystems. CISCO menciptakan CCNA untuk mengenali kompetensi dasar dalam instalasi dan dukungan dari jaringan berskala menengah.

 B. Latar Belakang:

Produk dari perusahaan ini dapat ditemukan dari ruang tamu sampai ke perusahaan yang bergerak untuk skala internasional.Visi dari Cisco System.Inc (Cisco) yaitu “mengubah bagaimana cara hidup,bekerja,bermain dan belajar”,dan bagian dari Slogan dari Cisco adalah “ Selamat datang kedalam dunia Jaringan “ (welcome to the human network).Cisco adalah salah satu produk untuk Teknologi Informasi nomor satu didunia,terutama untuk sytem,perangkat keras jaringan serta telekomunikasinya.

C. Alat dan Bahan:
  • Komputer/ Laptop.
  • Koneksi Internet.
D. Maksud dan Tujuan:
  •  Mendapatkan wawasan dan ilmu baru guna untuk dipelajari dan dipraktekkan dalam melakukan pekerjaan.
  • Mempraktekkan di tempat kerja & berhubungan dengan orang lain atas hal-hal yang sudah dipelajari dan diperoleh di dalam training.
E. Pembahasan:
Tabel Sertifikat pada Cisco
1. CCENT (Cisco Certified Entry Networking Technician)
CCENT merupakan tingkatan sertifikasi cisco paling bawah. Pada sertifikasi ini kandidat diharapkan memiliki kompetensi untuk memasang, mengoperasikan dan troubleshoting jaringan enterprise berskala kecil. Secara garis besar, kurikulum yang ditawarkan meliputi networking fundamental, teknologi WAN, dasar keamanan jaringan dan konsep wireless, routing dan switching dan konfigurasi jaringan enterprise berskala kecil.

2. CCNA (Cisco Certified Network Associate)
CCNA merupakan sertifikasi cisco tahap lanjutan dari CCENT. Selain memiliki syarat kompetensi pada sertifikasi CCENT. Kandidat yang telah lulus CCNA juga memiliki pengetahuan yang cukup komprehensif mengenai fundamental wireless networking, dasar-dasar keamanan jaringan, TCP/IP, VLSM, CIDR, RIP, EIGRP, OSPF, NAT, ACL, VLAN, dan koneksi WAN.
 Macam-macam spesialisasi dari CCNA antara lain: CCDA, CCNA Cloud, CCNA Collaboration, CCNA Data Center, CCNA Industrial, CCNA Routing and Switching, CCNA Security, CCNA Service Provider, CCNA Video, CCNA Voice, dan CCNA Wireless.

3. CCNP (Cisco Certified Network Professional) 
CCNP adalah tingkatan untuk professional, sertifikasi ini menyatakan bahwa pemiliknya telah memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN/WAN dengan jumlah antara 100 sampai dengan 500 buah perangkat jaringan. Syarat untuk mendapatkan sertifikat CCNP adalah harus memiliki sertifikat CCNA terlebih dahulu.
Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain: CCDP, CCNP Cloud, CCNP Collaboration, CCNP Data Center, CCNP Routing and Switching, CCNP Security, CCNP Service Provider, CCNP Voice, dan CCNP Wireless.

4. CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert)
CCIE adalah tingkatan Expert, setiap orang yang memiliki sertifikat CCIE ini memiliki kemampuan expert  untuk mengatasi tantangan tertinggi dalam bidang networking. Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain: CCDE, CCIE Collaboration, CCIE Data Center, CCIE Routing & Switching, CCIE Security, CCIE Service Provider, dan CCIE Wireless.

5. CCAr (Cisco Certified Architect)
CCAr adalah tingkatan paling tinggi dari semua sertifikasi cisco. Sertifikat CCAr ini didesain untuk senior network infrastructur architects. Yang memiliki kemampuan/pengetahuan khusus tentang teknologi dan arsitektur infrastruktur cisco.
Sertifikat yang dikeluarkan oleh pihak Cisco untuk keenam macam sertifikat di atas memiliki masa validasi selama 3 tahun. Dalam proses men-sertifikasi ulang, Anda dapat mengikuti ujian ulangan lagi untuk sertifikasi yang sama atau mengambil sertikasi lain yang lebih tinggi atau sederajat. Contoh kasus, si A telah berhasil lulus CCNA pada awal tahun 2009 maka sertifikat CCNA-nya berlaku hingga akhir tahun 2011. Akan tetapi, pada tahun awal 2010, si A berhasil lulus CCNA Security sehingga sertifikat CCNA dan CCNA Security-nya disertifikasi hingga akhir tahun 2012.

F. Referensi:

http://alvin-blctelkom.blogspot.co.id/2016/08/training-ccna-nixtrain-hari-1.html

G. Penutup:

sekian dari saya semoga bermanfaat bagi kalian semua yang ingin sukses untuk meraih masa depan yang sukses.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pembukaan Training CCNA Bersama Ardes Setiawan di BLC Telkom Klaten

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai sobat, pada hari  Senin , 22 Agustus 2016 BLC TELKOM KLATEN Mengadakan kegiatan Free Training CCNA Fast Track  Bersama Mas Ardes Setiawan dari Bandung.

Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 22-27 Agustus 2016 yang dipimpin oleh Mbah Suro.Peserta yang mengikuti sangat banyak sekali dari Blc sendiri maupun luar Daerah .

Pembukaan Training ini sangat hormat sekali karena dibuka langsung oleh PT TELKOM INDONESIA yang diwakili oleh Bapak Didit dan ibu Dwi.

Semoga dalam kegiatan ini sangat memberikan manfaat yang baik buat kami semua yang ada di BLC TELKOM KLATEN.   

Hasil dekomentasinya:



 

Sekian dari saya dan semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.